Ini adalah hal-hal yang membuat gw sebel banget jadi pejalan kaki di Padang, Sumatera Barat.
Trotoar jadi tempat parkir
Karena banyak toko memanfaatkan pelataran yang harusnya menjadi tempat parkir pengunjung tokonya sebagai tempat ekspansi barang dagangan, sehingga parkiran harus mundur alias di trotoar. Sejauh yang saya tahu, trotoar itu adalah tempat pejalan kaki. Mungkin definisinya sudah berubah sekarang karena pemko bahkan pemda juga menarik pajak dari parkir yang di trotoar tersebut.
Apa gw harus mengajukan keberatan gw kepada pemko Padang untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki? What? Heeellllloooo! You're living in Indonesia, dude! Indonesia! Hell yeah, Indonesia. (Bisakah anda berpura-pura mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat mambaca paragraf ini).
Sering hampir ketabrak mobil/ motor yang mau parkir ataupun keluar parkiran
Ya, yang markir mobil dan motornya di trotoar seperti yang gw bilang di atas. Mereka parkir di trotoar jadi gw harus mengalah mengambil badan jalan bahkan terkadang hampir sampai di tengah jalan karena parkiran penuh dan pinggir badan jalan juga diisi parkir kendaraan (hari-hari tertentu). Jadi hak gw untuk jalan ditempat yang seharusnya telah direnggut dan setelah gw mengalah pun gw juga mau ketabrak?! Fuck yeah, it's Indonesia, bangeeet dah!
Motor gak pake lampu
Logikanya mampu beli motor maka mampu beli lampu motor kalo rusak. Karena harga lampu kurang dari 1/100 harga motor dan gak sering rusak pula. Tapi sepertinya banyak motor sekarang yang (sengaja?) gak ngidupin lampu waktu malam. Jujur aja kalo punya nyali lebih gw mo ambil tongkat buat mukul kepala orang yang bawa motornya. Siapa tau aja pukulan gw menyadarkan otak bebalnya bahwa hal yang dia lakukan membahayakan pejalan kaki yang belum mampu beli motor seperti gw. Emosi boo..
Lampu motor dan mobil terlalu terang dan terlalu redup
Mau loe apa sih? Terlalu terang salah, redup juga salah? Terang maksudnya make lampu kabut buat jalanan di kota. Terlalu redup maksudnya sengaja melapisi lampu dengan stiker supaya redup. Dear yang pake lampu kabut di jalanan kota, mohon simpan lampu kabut anda untuk saat-saat yang diperlukan. Karena sangat menyilaukan, menganggu penglihatan, dan amat menjengkelkan bagi orang lain di arah depan. Semoga kemampuan anda membeli kendaraan bukan alasan bahwa kemampuan otak anda ternyata tidak mampu mendefinisikan apa yang dimaksud dengan "saat-saat lampu kabut diperlukan".
Gunakan lampu standar aja. Itu yang dibuatkan untuk anda sebagai default dari pabrik. Percayalah bahwa mereka di sana telah merancang fungsi lampu itu sedemikian rupa supaya berguna bagi anda dan juga orang lain di jalanan. Gw yakin bahwa mereka yang merancang sebuah kendaraan di pabrik adalah orang-orang yang pintar. Berhentilah berpikir bahwa anda lebih pintar dengan melakukan modifikasi yang merugikan orang lain. Termasuk modifikasi knalpot motor/ mobil karena knalpot standar sudah memenuhi uji polusi suara di pabriknya.
Klakson
Beberapa kali gw hampir ketabrak motor (terutama matic/ AT karena suaranya yang cukup halus). Begitu menoleh motornya udah hampir 1/2 meter dari gw, mana kenceng pula. Kenapa? KARENA MEREKA NGGAK BUNYIIN KLAKSON! Atau memang motor sekarang gak dilengkapi lagi dengan klakson sehingga orang gak bisa menggunakannya? Atau orang sekarang mampu beli motor tapi gak punya cukup otak untuk berkendaraan dengan baik?
Begini "Yth. Orang Yang Mampu Beli Kendaraan", anda mampu beli kendaraan tapi jangan berpikir bahwa jalan itu adalah milik anda semata-mata karena anda membayar pajak kendaraan dan pajak itu digunakan untuk membangun jalan (gw juga bayar pajak 10% tiap makan KFC kok). Ada aturan dalam berkendaraan, juga ada rambu-rambu lalu lintas yang harus anda patuhi. Gw mengerti bahwa tidak semua orang buat SIM mengikuti prosedur yang seharusnya karena kita sama-sama tinggal di Indonesia, namun kita semua memiliki otak untuk berpikir dan nurani untuk sedikit berempati. Jadi yah, sebagai manusia yang masih normal dan waras sebaiknya gunakanlah otak dan nurani tersebut. Gak susah toh?!
Berlaku juga buat gw pribadi agar berjalan kaki lebih hati-hati terhadap manusia abnormal dan kurang waras yang sedang berkendaraan.
Senin, 05 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar